Memetri Jagad
Merawat dan memuliakan bumi.
Catatan tentang integrated wellbeing: bahwa kesehatan, lingkungan, pangan, dan ekonomi adalah satu kain yang tak terpisahkan, dari praktik-praktik lokal hingga visi nasional, regional, dan global.
karone padha madhangi jagad
Satu kain, bukan kotak-kotak
Integrated wellbeing memandang kesehatan, lingkungan, pangan, dan ekonomi sebagai satu jalinan, bukan sektor yang terpisah.
Pangan
Cara kita menanam dan membagi pangan menentukan kesehatan manusia sekaligus tanah dan air tempat ia tumbuh.
Lingkungan
Memulihkan dan menjaga ekosistem bukan beban, melainkan fondasi bagi kehidupan dan penghidupan yang sehat.
Kearifan lokal
Pengetahuan yang tumbuh dari pengalaman lokalitas, sering tak terlihat oleh dasbor nasional, regional, atau global; padahal sudah menjawab persoalan yang kita kira rumit.
Sumber penghidupan berkelanjutan
Penghidupan yang menumbuhkan kemakmuran tanpa menguras alam, dari kelompok tani sampai akses modal yang adil.
Kebijakan
Menautkan yang sudah berhasil di tingkat lokal dengan visi nasional, regional, dan agenda global; melampaui sekat sektoral.
Gagasan terbaru
When Currency Pressure Reaches the Forest
Indonesia's 2026 macroeconomic stress is usually read through exchange rates and fiscal space. This brief traces a quieter chain: how currency and fiscal pressure travel into forests, rural livelihoods, food security, and health, and how to keep those costs from falling on the people least able to bear them.
The Work Already Being Done
A visual field report from 24 villages in East Nusa Tenggara, where customary savings groups, permanent food gardens, water-harvesting, and weaving economies already do the climate-resilience work that outside programmes assume is missing. Photographs by Obiet Wicaksono.
Esai yang datang seiring siklus selapan
Selapanan adalah surat berkala mengikuti ritme tiga puluh lima hari dalam penanggalan Jawa. Satu esai panjang setiap siklus, tentang pangan, ekologi, dan cara kita hidup bersama.
Gratis, tanpa spam, berhenti kapan saja.
Sebuah rumah bagi gagasan yang merawat bumi.
Geni Lintang bukan panggung untuk satu orang. Ia ruang bersama, tempat merawat pemikiran tentang pangan, lingkungan, kearifan lokal, penghidupan, dan kebijakan sebagai satu jalinan. Untuk para praktisi, peneliti, dosen, mahasiswa, aktivis, seniman, pengambil kebijakan, masyarakat umum, dan siapa pun yang percaya bahwa manusia dan bumi tidak bisa dipisahkan.